Dinilai Tak Becus, KIP Aceh Timur Harus Dievaluasi

PORTAL AGARA

- Redaksi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 04:39 WIB

6014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Pasca Dikeluarkannya Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan agar dilakukan Perhitungan Surat Suara Ulang (PSSU) di Aceh Timur semakin memperjelas bahwa pelaksanaan pesta demokrasi 2024 di Aceh Timur sangat memprihatinkan dan terindikasi telah terjadi praktek kecurangan.

” Bayangkan saja dari 513 gampong/desa dan 1.252 TPS di Aceh Timur sebanyak 185 gampong atau 539 TPS harus dilakukan PSSU karena terbukti telah terjadi kecurangan perhitungan suara. Ini menunjukkan bahwa sekitar 43 persen dari total TPS di Aceh Timur telah terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif,” ungkap Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi(GMPD) Aceh Timur, Abdurrahman Dasda, Kamis 13 Juni 2024.

Menurutnya, hasil keputusan MK ini semakin memperjelas bahwa ada hal yang tidak wajar dari penyelenggaraan pesta demokrasi di Aceh Timur pada Pemilu lalu. “Kita menilai Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur tidak becus dalam penyelenggaraan demokrasi sehingga harus segera dilakukan evaluasi,”ujarnya.

Dia menilai jika pelaksanaan PSSU dilakukan oleh pihak penyelenggara yang sama maka berpeluang kecurangan akan kembali terjadi.

“Kita juga meminta agar DKPP segera memeriksa KIP Aceh Timur mengingat sekitar 43% TPS terindikasi telah terjadi permainan suara, sehingga merusak citra demokrasi dan merusak integritas penyelenggara pemilu,”tegasnya.

Dia melanjutkan, berdasarkan Pasal 504 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu disebutkan bahwa Anggota KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, PPK, dan PPS yang karena kelalaiannya mengakibatkan hilang atau berubahnya berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan/atau sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).

Kemudian berdasarkan UU tersebut juga dijelaskan bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang menyebabkan suara seorang Pemitih menjadi tidak bernilai atau menyebabkan Peserta Pemilu tertentu mendapat tambahan suara atau perolehan suara Peserta Pemilu menjadi berkurang dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan-denda paling banyak Rp48.000.000,00 (empat puluh delapan juta rupiah).

Tak hanya itu, kata Dasda, di dalam pasal 535 UU Pemilu tersebut juga ditegaskan bahwa setiap orang yang dengan sengaja mengubah, merusak, dan/atau menghilangkan berita acara pemungutan dan penghitungan suara dan/atau sertilikat hasil penghitungan suara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 398 ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah).

“Setelah dikeluarkannya hasil keputusan MK tersebut maka semakin jelas bahwa adanya indikasi perubahan hasil perhitungan suara. Jadi kita harapkan baik itu Gakkumdu ataupun DKPP untuk segera bertindak dan melakukan evaluasi terhadap pihak KIP sebagai penyelenggara pemilu demi menyelamatkan marwah demokrasi dan integritas pihak penyelenggara,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pahami Makna Gratifikasi Dalam Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi
Semangat Idul Adha, PLN UID Aceh Salurkan 51 Ekor Sapi dan 7 Ekor Kambing Qurban
Lanjut Daftar di Gerindra Bukti Deni Irmansah Serius Maju Pilkada Aceh Selatan 2024
Pj Gubernur Aceh Atau Diwakili Oleh Dinas Syariat Islam Aceh Berharap SEMMI Aceh Mampu Memberikan Kontribusi Untuk Daerah
Serius Maju Pilkada Aceh Selatan, Tgk Amran Daftar Bacalon Bupati Lewat Partai Gerindra
Maju sebagai Bacagub Aceh Lewat Gerindra, M Nazar: Aceh Butuh Pemimpin Pengalaman
Illiza Diminta Tak Langgar Ayat Al-Qur’an Hanya Demi Kekuasaan
Gerindra Terima Abu Yus Sebagai Calon Gubernur Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juli 2024 - 23:26 WIB

Polsek Perdagangan Amankan Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H

Sabtu, 29 Juni 2024 - 17:53 WIB

Kasat Lantas Polres Simalungun Wakili Kapolres dalam FGD Keselamatan Angkutan Pariwisata

Jumat, 28 Juni 2024 - 01:24 WIB

Menjelang Hari Bhayangkara ke-78, Polres Simalungun Gencar Laksanakan Kegiatan Kemanusiaan

Kamis, 27 Juni 2024 - 23:12 WIB

Polres Simalungun Gelar Bakti Sosial dan Penanaman Pohon dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-78

Kamis, 20 Juni 2024 - 18:46 WIB

Polres Simalungun Lakukan Home Visit kepada Penyandang Disabilitas dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:53 WIB

Bakti Kesehatan Donor Darah Keluarga Besar Polres Simalungun dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:28 WIB

Kapolres Simalungun Gelar Kunjungan dan Santunan dalam Bulan Bakti Polri Presisi untuk Peringati Hari Bhayangkara Ke-78

Sabtu, 15 Juni 2024 - 16:15 WIB

Kapolres Simalungun Ikuti Gerak Jalan Santai Peringatan HUT ke-62 Korem 022/Pantai Timur

Berita Terbaru

Blog

Kalapas Binjai Hadiri Acara Temu Sambut Kapolres Binjai

Sabtu, 13 Jul 2024 - 05:33 WIB