Pemerintah Aceh Lakukan Rapat Koordinasi dan sinkronisasi Kebijakan Sektor Pariwisata

PORTAL AGARA

- Redaksi

Jumat, 7 Juni 2024 - 06:22 WIB

6017 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Pemerintah Aceh melalui Biro Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Aceh, melaksanakan Kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Data Kebijakan di Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Tahun 2024, pada Hari Kamis tanggal 06 Juni 2024 di Grand Nanggroe Hotel, Kota Banda Aceh.

Kegiatan Rakor dan sinkronisasi tersebut bertemakan “Konsolidasi Perancangan Program Sektor Pariwisata Guna Peningkatan Pendapatan Asli Daerah”.

Kegiatan tersebut di buka oleh Pj. Gubernur Aceh yang di wakili oleh Muhammad Junaidi, S.H., M.H plh. Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Aceh.

Dalam sambutannya plh. Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Aceh.
menyampaikan bahwa Kebudayaan dan pariwisata memiliki peran strategis dalam membangun ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Serta memperkuat identitas dan keberagaman budaya yang menjadi kekayaan Aceh.

Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa upaya Konsolidasi Perancangan Program Sektor Pariwisata Guna Peningkatan Pendapatan Asli Daerah menjadi salah satu fokus utama dalam rapat koordinasi ini.

Pariwisata memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu tulang punggung dalam perekonomian Aceh.

Dengan perancangan program yang matang dan terintegrasi, kita dapat memanfaatkan potensi wisata yang ada secara maksimal, mulai dari keindahan alam hingga kekayaan budaya yang dimiliki Aceh.

Semua itu dapat di implementasikan melalui program-program yang dirancang secara komprehensif, kita dapat mengembangkan berbagai atraksi pariwisata yang dapat menarik kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

untuk mewujudkan hal ini, diperlukan kerjasama dan kolaborasi yang erat antara berbagai pihak terkait, termasuk Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten/ Kota, pelaku usaha pariwisata, masyarakat lokal, dan
semua pemangku kepentingan terkait lainnya. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat mengoptimalkan potensi pariwisata Aceh sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plh. Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan kesejahteraan rakyat sekretaris Daerah Aceh juga mengajak kepada seluruh peserta untuk merenung sejenak akan tanggung jawab kita bersama dalam melestarikan kekayaan budaya dan alam Aceh. Kita adalah garda terdepan dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya dan alam yang kita warisi dari nenek moyang kita.

Sebagai informasi bahwa di Aceh terdapat sekitar 739 Objek Wisata, 1.137 Situs Bangunan Cagar Budaya, 535 Pemandu Wisata, 119 Desa Wisata, 172 Kelompok Sadar Wisata, 619 Hotel Bintang/Non Bintang, 112 Biro Perjalanan Wisata, 126 Usaha Cinderamata, 1.779 Restoran, Rumah Makan, Kafe, Biro Perjalanan, Toko Suvenir

Hadir sebagai peserta dalam kegiatan tersebut, unsur Kedinasan Pariwisata kabupaten/kota, dan SKPA Terkait, selain itu juga hadir dari unsur SKALA, PEMA dan Bank Aceh Syariah.

Kegiatan diisi oleh pemaparan materi Dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Saiful Ridha, ST., M.Eng , dan unsur Dinas Pengelolaan Keuangan Aceh, E.R. Fitranoska., M.Si dan kepala Divisi Digitalisasi dan Layanan Bank Aceh Syariah Bapak Syahrul Ramadhan kegiatan dipandu oleh Irwan Al Adaby, S.Hum., MA dari Akademisi Universitas Serambi Mekkah, dan T. Mahyuddi Helmi. S.Sos., M.Si plh. Kepala bagian Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setda Aceh.

Sementara itu plh. Kepala Biro Keistimewaan Aceh dan kesejahteraan Rakyat setda Aceh. dr. Rauyani menyampaikan Kegiatan ini diharapkan nantinya menjadi bahan masukan bagi seluruh stakeholder yang memiliki tanggung jawab dalam perancangan program sektor kepariwisataan Di seluruh Aceh. (DL)

Berita Terkait

TTI Desak APH Tindaklanjuti Pelanggaran Hukum Dalam Proses Tender
Aminullah di Mata Pemuda Banda Aceh: Sukses Sektor Ekonomi, Pembangunan, dan Kepemudaan
Dinilai Tidak Kooperatif Saat Didatangi, Danki Tempatkan Informen WH di Warung Fika
Pahami Makna Gratifikasi Dalam Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi
Semangat Idul Adha, PLN UID Aceh Salurkan 51 Ekor Sapi dan 7 Ekor Kambing Qurban
Lanjut Daftar di Gerindra Bukti Deni Irmansah Serius Maju Pilkada Aceh Selatan 2024
Dinilai Tak Becus, KIP Aceh Timur Harus Dievaluasi
Pj Gubernur Aceh Atau Diwakili Oleh Dinas Syariat Islam Aceh Berharap SEMMI Aceh Mampu Memberikan Kontribusi Untuk Daerah

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 02:05 WIB

TTI Desak APH Tindaklanjuti Pelanggaran Hukum Dalam Proses Tender

Senin, 22 Juli 2024 - 01:54 WIB

Aminullah di Mata Pemuda Banda Aceh: Sukses Sektor Ekonomi, Pembangunan, dan Kepemudaan

Rabu, 3 Juli 2024 - 00:43 WIB

Pahami Makna Gratifikasi Dalam Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:16 WIB

Semangat Idul Adha, PLN UID Aceh Salurkan 51 Ekor Sapi dan 7 Ekor Kambing Qurban

Minggu, 16 Juni 2024 - 01:13 WIB

Lanjut Daftar di Gerindra Bukti Deni Irmansah Serius Maju Pilkada Aceh Selatan 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 04:39 WIB

Dinilai Tak Becus, KIP Aceh Timur Harus Dievaluasi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 02:45 WIB

Pj Gubernur Aceh Atau Diwakili Oleh Dinas Syariat Islam Aceh Berharap SEMMI Aceh Mampu Memberikan Kontribusi Untuk Daerah

Jumat, 14 Juni 2024 - 22:55 WIB

Serius Maju Pilkada Aceh Selatan, Tgk Amran Daftar Bacalon Bupati Lewat Partai Gerindra

Berita Terbaru